Stasiun purworejo
Sungguh sangat disayangkan stasiun ini nonaktif pada 9 tahun yang lalu padahal letaknya paling strategis
Kereta api feeder persiapan
Berangkat dari stasiun purworejo
Menuju kutoarjo
Stasiun purworejo merupakan stasiun KA nonaktif yang berada di kota purworejo. Dahulu stasiun ini ramai melayani penumpang yang dari arah jakarta, bandung, bogor dan lain-lain. Stasiun ini juga merupakan stasiun kelas 2 yang hanya memiliki 2 jalur (jalur 1 sepur lurus) dan asal kalian tahu, stasiun purworejo ini dulu hanya melayani kereta api feeder purworejo.
Jadi, setiap penumpang yang dari bandung contohnya ingin ke purworejo mereka diharuskan turun di stasiun kutoarjo dan melanjutkan perjalanan menuju stasiun purworejo dengan kereta api feeder tersebut. Sayangnya karena biaya okupansinya yang terlalu mehong (mahal), stasiun ini di tutup pada 16 november 2010.
Kereta api feeder pun dihapuskan dan stasiun purworejo terbengkalai. Walaupun terbengkalai stasiun ini sampai sekarang bangunannya masih berdiri kokoh dan masih bersih. Jarak stasiun ini sendiri jika dihitung dari stasiun kutoarjo bisa mencapai 12 KM (beda 1 KM dengan jalur rancaekek-tanjungsari). Tidak ada reaktivasi untuk jalur ini
Tunggu sebentar, walaupun tidak ada reaktivasi bupati purworejo (Drs H Mahsun Zain MAg) meminta stasiun ini diaktifkan kembali yang bertujuan untuk menumbuhkan iklim investasi yang baik.Dalam surat tersebut, lanjut Agus, Bupati mengharapkan Dirjen KA bisa mengaktifkan kembali jalur sepanjang sekitar 12 kilometer tersebut. Sejak non aktif pada November 2010, otomatis stasiun Purworejo yang terletak di ibukota kabupaten tidak memiliki aktivitas berarti. Padahal, stasiun memiliki lokasi strategis di pusat ibukota.
Harapannya, apabila ada tanggapan positif dari Dirjen Perkeretaapian, semua KA yang berangkat dari Kutoarjo bisa dialihkan untuk diberangkatkan dari Purworejo. Contohnya seperti KA sawunggalih (pasar senen-kutoarjo) dan KA kutojaya selatan (bandung-kutoarjo) bisa dialihkan awal keberangkatannya dari stasiun purworejo
Jadi kesimpulannya, tidak dibutuhkan lagi kereta api feeder jika stasiun purworejo aktif nanti

Comments
Post a Comment